top of page

BRIN Ditugaskan Kaji Teknologi Pengolahan Sampah untuk Dukung Percepatan Nasional

  • 8 Jun
  • 1 menit membaca

BRIN menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan terkait percepatan penanganan sampah nasional yang merupakan arahan Presiden RI dalam Rakornas 2026. Dalam rapat tersebut, BRIN bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ditugaskan untuk mengkaji serta menyiapkan inovasi teknologi pengolahan sampah, khususnya Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pemerintah menilai kampus-kampus di Indonesia telah memiliki kapasitas untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah skala desa hingga kabupaten, dengan kapasitas 50 hingga 200 ton per hari, yang dapat segera diimplementasikan guna mempercepat solusi di daerah.

Percepatan ini akan difokuskan terlebih dahulu di lima wilayah prioritas, yakni Kota Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Legok Nangka, sebelum diperluas ke sembilan daerah lainnya. Pemerintah menekankan perlunya gerakan masif dan terstruktur melalui program Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, sekolah, hingga perguruan tinggi. Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang tuntas dari hulu ke hilir, mulai dari pemilahan di rumah tangga hingga pengolahan akhir sesuai arahan Presiden.


Sumber:

Ā 
Ā 

CONTACT INFORMATION

+62-823-5917-5216

ADDRESS

National Taiwan of Science and Technology Office

No. 43號, Section 4, Keelung Rd, Da’an District, Taipei City, Taiwan 106

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Office

Teknik Kimia, Keputih, Sukolilo, Surabaya City, East Java, 60111, Indonesia

Widya Mandala Surabaya Catholic University Office

Kalisari Selatan No 1, Kalisari, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya City, East Java, 60112, Indonesia

Copyright © 2023 TI-STIC

bottom of page