Prabowo Dorong Pengolahan Sampah Skala Kelurahan dan Desa Mulai Berjalan Tahun Ini
- 8 Jun
- 1 menit membaca

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah skala mikro di tingkat kelurahan dan desa yang ditargetkan mulai berjalan tahun ini. Fasilitas ini dirancang untuk mengolah sekitar 10 ton sampah per hari dan mengubahnya menjadi pasir atau debu yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran untuk trotoar, semen, dan kebutuhan konstruksi lainnya. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan kapasitas pengolahan akan disesuaikan dengan volume sampah di masing-masing wilayah, serta diharapkan dapat diuji coba di sejumlah kelurahan dan desa dalam waktu dekat guna mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat lokal.
Pemerintah menyiapkan beberapa opsi teknologi untuk proyek ini, seperti gasifikasi, plasma-assisted, dan plasma dingin, yang akan melalui asesmen lanjutan guna memastikan efektivitas dan keamanannya sebelum diterapkan secara luas. Program ini diproyeksikan menjadi solusi jangka pendek dalam mempercepat penanganan sampah daerah, sembari menunggu proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang tengah dikembangkan beroperasi penuh. Dengan pendekatan ini, pengelolaan sampah diharapkan dapat diselesaikan langsung di tingkat kelurahan dan desa tanpa harus bergantung pada pembuangan jarak jauh.
Sumber:




