34 Proyek PLTSa Ditargetkan Groundbreaking Pertengahan 2026, Operasi Mulai 2027
- 8 Jun
- 1 menit membaca

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa sejumlah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) ditargetkan mulai groundbreaking pada pertengahan 2026. Proyek ini direncanakan dibangun di 34 kabupaten/kota dan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari sebagai solusi penanganan sampah di daerah. Pemerintah telah membuka proses lelang dan optimistis pembangunan dapat dimulai tahun depan, dengan estimasi waktu konstruksi sekitar 1,5 hingga 2 tahun, sehingga sebagian PLTSa ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 apabila lahan telah tersedia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengembangan waste to energy merupakan langkah strategis untuk mengatasi penumpukan sampah yang dinilai sudah menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Selain sebagai solusi pengelolaan sampah perkotaan, proyek ini juga diposisikan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional dan diversifikasi sumber energi. Pemerintah menilai percepatan realisasi PLTSa menjadi momentum penting untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan berkelanjutan di Indonesia.
Sumber:




