BRIN dan Fraunhofer IVV Perkuat Hilirisasi Riset untuk Dukung Ekonomi Sirkular dan Kosmetik Herbal
- 8 Jun
- 1 menit membaca

BRIN memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi ekonomi sirkular melalui kolaborasi strategis dengan Fraunhofer IVV Jerman. Pertemuan di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, membahas penguatan program insirkular serta rencana pembentukan Pusat Kompetensi Kemasan Sirkular. Dalam kerja sama ini, BRIN berfokus pada peningkatan kapasitas, pelatihan, dan pendampingan industri, sementara Fraunhofer IVV berbagi pengalaman teknologi terapan yang berorientasi hilirisasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi sirkular di sektor industri dan menjadi bagian dari program insirkular yang digagas Bappenas dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) untuk mendorong transformasi sektor swasta menuju praktik produksi berkelanjutan.
Selain penguatan ekosistem ekonomi sirkular, kedua pihak juga menginisiasi kerja sama pengembangan kosmetik berbasis bahan alam. Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional (PRBBOOT) BRIN telah mengembangkan berbagai produk kosmetik herbal seperti anti-acne dan antiinflamasi, yang berpotensi dihilirkan melalui kolaborasi internasional. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat alih teknologi dan implementasi industri, tetapi juga mendorong hilirisasi riset Indonesia agar lebih berdampak, sekaligus mendukung agenda nasional menuju ekonomi sirkular yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber:




