top of page

Target Pengurangan Sampah Laut 70% Sulit Tercapai di 2025

  • Gambar penulis: STIC CEGIR
    STIC CEGIR
  • 8 Des 2025
  • 1 menit membaca

Pemerintah Indonesia menargetkan pengurangan kebocoran sampah plastik ke laut sebesar 70% pada tahun 2025, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2018. Namun, hingga saat ini capaian pengurangan baru menyentuh angka 41,68%, menurut perhitungan Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut (TKN-PSL). Peneliti BRIN, Muhammad Reza Cordova, menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi plastik pascapandemi—terutama karena lonjakan belanja daring dan kebutuhan kemasan makanan—menjadi hambatan besar pencapaian target tersebut.

Selain itu, meskipun sejumlah kebijakan pengelolaan sampah daerah telah menunjukkan kemajuan—seperti bertambahnya bank sampah dan fasilitas TPS 3R—lonjakan penggunaan plastik sekali pakai dan perilaku masyarakat yang terbiasa belanja online memperparah situasi. Reza menyatakan bahwa sistem pengelolaan sampah nasional belum siap menampung peningkatan limbah yang drastis ini, sehingga diperlukan upaya lebih besar untuk mengatasi tantangan strukturan dan perilaku dalam penanganan sampah laut.

 

Sumber:

 
 

CONTACT INFORMATION

+62-823-5917-5216

ADDRESS

National Taiwan of Science and Technology Office

No. 43號, Section 4, Keelung Rd, Da’an District, Taipei City, Taiwan 106

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Office

Teknik Kimia, Keputih, Sukolilo, Surabaya City, East Java, 60111, Indonesia

Widya Mandala Surabaya Catholic University Office

Kalisari Selatan No 1, Kalisari, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya City, East Java, 60112, Indonesia

Copyright © 2023 TI-STIC

bottom of page