top of page

Pasar Tembaga dan Aluminium Rendah Karbon Mulai Terapkan Mekanisme Harga Premium, Namun Kesediaan Pembeli Membayar Masih Belum Pasti

1 jam yang lalu
2 menit membaca

Seiring percepatan dekarbonisasi industri logam global, tembaga dan aluminium rendah karbon mulai memiliki mekanisme penetapan harga premium tersendiri. Commodity Pricing and Analysis, lembaga penetapan harga logam berkelanjutan yang bekerja sama dengan London Metal Exchange (LME), baru-baru ini menerbitkan penilaian harga premium pertama untuk tembaga dan aluminium rendah karbon. Namun, keterbatasan keterbukaan data transaksi yang bersifat sensitif secara komersial menyebabkan besarnya tambahan harga yang bersedia dibayar oleh industri pengguna masih sulit dipastikan. Menurut International Copper Association dan International Aluminium Institute, produksi satu ton tembaga olahan secara global menghasilkan sekitar 3,97 ton CO2, sedangkan produksi aluminium primer menghasilkan rata-rata 14,8 ton CO2. Untuk menekan emisi, produsen aluminium semakin mengandalkan energi terbarukan, meningkatkan penggunaan logam daur ulang, serta mengembangkan teknologi peleburan yang lebih maju.

Sejumlah produsen aluminium besar telah memperkenalkan produk rendah karbon dengan tingkat emisi yang jauh lebih rendah. Norsk Hydro dari Norwegia menwarkan REDUXA, dengan emisi di bawah 3-4 ton CO2Ā per ton aluminium, serta CIRCAL, yang mengandung sedikitnya 75% aluminium daur ulang dengan emisi sekitar 1,9 ton. Produk HQALoop dari China Hongqiao mencapai emisi di bawah 1,83 ton melalui pemanfaatan tenaga air dan energi terbarukan. Sementara itu, ALLOW INERTA dari Rusal menggunakan teknologi anoda inert untuk menurunkan emisi langsung proses produksi menjadi sekitar 0,01 ton per ton aluminium. Perusahaan patungan Alcoa dan Rio Tinto, Elysis, juga mengembangkan teknologi peleburan aluminium tanpa emisi CO2, dengan fasilitas demonstrasi berskala besar yang mulai beroperasi di Kanada pada 2025. Meski demikian, perbedaan cakupan perhitungan emisi karbon masih menjadi tantangan utama, karena sebagian produsen hanya menghitung emisi produksi dan energi yang dibeli, sementara lainnya turut memasukkan emisi rantai pasok hulu. Oleh karena itu, standardisasi penghitungan emisi karbon peningkatan transparansi data transaksi menjadi faktor penting dalam membentuk harga premium logam rendah karbon yang kredibel dan representatif.

Ā 

Referensi:

Ā 
Ā 

CONTACT INFORMATION

+62-823-5917-5216

ADDRESS

National Taiwan of Science and Technology Office

No. 43號, Section 4, Keelung Rd, Da’an District, Taipei City, Taiwan 106

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Office

Teknik Kimia, Keputih, Sukolilo, Surabaya City, East Java, 60111, Indonesia

Widya Mandala Surabaya Catholic University Office

Kalisari Selatan No 1, Kalisari, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya City, East Java, 60112, Indonesia

Copyright © 2023 TI-STIC

bottom of page