Pertamina Bangun Kilang Bioavtur Cilacap 6.000 Bph, Dukung Target SAF 2050
- 8 Jun
- 1 menit membaca

Pertamina resmi melakukan groundbreaking kilang sustainable aviation fuel (SAF) atau bioavtur di Cilacap dengan kapasitas 6.000 barel per hari (bph). Pada tahap awal, produksi mencapai 3.000 bph dan akan ditingkatkan menjadi 6.000 bph guna mengurangi impor avtur sekaligus menekan emisi karbon hingga 600.000 ton. Kilang ini memanfaatkan campuran crude palm oil (CPO), used cooking oil (UCO), dan palm oil mill effluent (POME), serta menggandeng sekitar 2.700 kepala keluarga untuk penyediaan jelantah. Proyek dengan nilai investasi sekitar US$1,1 miliar ini juga mencatat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 30% dan telah mengantongi komitmen pembelian dari sejumlah maskapai.
Pengembangan kilang bioavtur ini diproyeksikan mendukung target global net zero emission 2050, di mana SAF diharapkan berkontribusi 65ā70% terhadap total penurunan emisi sektor penerbangan. Meski sempat menghadapi tantangan besar seperti kebutuhan investasi jumbo dan kepastian offtaker, Pertamina menargetkan kilang tersebut mulai beroperasi pada 2029. Proyek ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi dan transisi energi nasional untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mempercepat dekarbonisasi sektor transportasi udara.
Sumber:




