Danantara Gandeng Perusahaan Tiongkok untuk Proyek Waste-to-Energy di Empat Kota
- 8 Jun
- 1 menit membaca

Danantara menargetkan pembangunan proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bekasi, Denpasar, Yogyakarta, dan Bogor mulai paling lambat Juli 2026. Untuk tahap awal, operator proyek WtE di Bekasi dimenangkan oleh Wangneng Environment Co., Ltd., sedangkan proyek di Denpasar dimenangkan oleh Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. Kedua perusahaan tersebut terpilih melalui proses tender dan merupakan perusahaan yang tercatat di bursa Tiongkok. Dalam skema kerja sama yang direncanakan, Danantara bersama pemerintah daerah akan memegang 30% saham melalui perusahaan patungan, sementara operator proyek menguasai 70%.
Wangneng Environment dikenal bergerak di bidang pengolahan limbah dan energi dengan pengalaman mengubah limbah padat menjadi listrik melalui teknologi pembakaran, gasifikasi, dan bioteknologi. Perusahaan ini mengklaim mampu menghasilkan sekitar 3,04 miliar kWh listrik bersih per tahun. Sementara itu, Zhejiang Weiming Environment merupakan pemain besar teknologi WtE di Tiongkok yang mencakup desain, investasi, pembangunan, hingga pengoperasian fasilitas pengolahan sampah berbasis insinerasi. Kedua perusahaan tersebut berencana membangun fasilitas WtE berkapasitas pengolahan sekitar 1.500 ton sampah per hari dengan masa konstruksi sekitar dua tahun dan periode operasi hingga 30 tahun, bekerja sama dengan mitra lokal di Indonesia.
Sumber:




