Inacell: Inovasi BRIN Ubah Limbah Sawit Menjadi Bahan Industri Bernilai Tinggi
- 8 Jun
- 1 menit membaca

BRIN mengembangkan Inacell, produk mikrokristalin selulosa (Microcrystalline Cellulose/MCC) yang dihasilkan dari limbah tandan kosong kelapa sawit. Inovasi ini bertujuan memanfaatkan limbah padat industri sawit yang melimpah sekaligus meningkatkan nilai tambahnya. Peneliti BRIN Holilah menjelaskan bahwa MCC merupakan hasil hidrolisis selulosa terkontrol yang banyak digunakan di berbagai sektor industri, seperti farmasi, pangan, kosmetik, dan bahan pelapis. Melalui proses pengolahan yang menghilangkan lignin, tim peneliti mampu menghasilkan selulosa dengan kandungan hingga 65,21% dan kadar lignin akhir sekitar 1%. Pengembangan ini dinilai strategis mengingat kebutuhan MCC di Indonesia terus meningkat, sementara impor produk tersebut masih mencapai sekitar 4 juta kilogram per tahun.
Hasil riset juga menunjukkan bahwa Inacell memiliki karakteristik water holding capacity, oil holding capacity, dan swelling indexĀ yang lebih tinggi dibandingkan MCC komersial. Berbagai potensi aplikasinya mencakup bahan tablet farmasi yang mudah terurai di usus, agen pengental dan penstabil pada produk pangan, penguat material komposit, hingga bahan pengontrol minyak pada produk kosmetik. Untuk mendukung produksi skala industri, BRIN mengembangkan proses yang lebih efisien dengan menggunakan asam organik berbasis bahan kimia teknis guna menekan biaya produksi. Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian industri nasional sekaligus mendorong pemanfaatan limbah sawit menjadi produk bernilai tinggi.
Sumber:




