Indonesia Serius Kembangkan PLTN, Bentuk NEPIO dan Buka Peluang Kerja Sama dengan Rusia
- 8 Jun
- 1 menit membaca

Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) melalui pembentukan organisasi khusus bernama Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO). Setelah Peraturan Presiden (Perpres) terkait NEPIO selesai disusun dan menunggu pengesahan, pemerintah juga akan menerbitkan Keputusan Menteri ESDM untuk menentukan struktur dan tiga pokja utama NEPIO, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. NEPIO akan menjadi ujung tombak percepatan pengembangan PLTN sebagai bagian dari strategi transisi energi menuju net zero emission pada 2060.
Di sisi lain, Rusia melalui perusahaan negara Rosatom menunjukkan minat tinggi terhadap megaproyek PLTN ini. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan kesiapan negaranya untuk bekerja sama, namun menunggu kejelasan dari pihak Indonesia terkait lembaga yang akan menjadi focal point dan operator utama proyek. Diskusi awal telah dilakukan dengan sejumlah institusi seperti BRIN, Kementerian ESDM, dan PLN, tetapi masih menanti keputusan politik dan lokasi pembangunan yang pasti. Rusia juga menyebut banyak pemerintah daerah di Indonesia menyatakan minat menjadi lokasi proyek PLTN ini.
Sumber:




