Inovasi Baterai Litium Berbasis Sumber Lokal untuk Kemandirian Energi
- 8 Jun
- 1 menit membaca

BRIN melalui Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material (ORNM) mengembangkan baterai sekunder Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan memanfaatkan bahan baku lokal dan limbah industri besi serta baja sebagai pengganti material komersial. Selain itu, penelitian juga mengeksplorasi sumber litium alternatif seperti air laut dan bittern guna memperkuat kemandirian pasokan material strategis. Pendekatan ini menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan impor sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya domestik Indonesia.
Baterai yang dikembangkan menunjukkan performa kompetitif dengan kapasitas spesifik 140ā160 mAh/g, tegangan nominal 3,2 V, serta stabilitas termal tinggi dan efisiensi coulombic di atas 95 persen. Prototipe telah diproduksi dalam format sel silinder 18650 dan diuji pada sepeda listrik melalui kolaborasi dengan industri dan akademisi. Capaian ini membuka peluang penerapan sebagai sistem penyimpanan energi (Battery Energy Storage System, BESS) serta mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060 melalui pemanfaatan energi terbarukan yang lebih andal.
Ā
Sumber:




